Pagi ini tepat pukul 7.00 wib saya dibangunkan dari tempat tidur karna hp yg saya pakai di ambil oleh sang pemilik alias kaka saya, karna hp saya sedang dirawat oleh sang ahlii *sedih karna kemaren kecelakaan hp
opss sedikit melenceng dari alur. kebetulan hari ini saya sedang off kerja, saya pun memanfaatkan hari ini dengan membayar stnk karna ternyata bulan ini ia ultah. “hmmm duit lagiiii” (pikirku)
sebelum meluncur ke samsat bogor, saya menyempatkan surfing ke internet untuk mengetahui persyaratan apa saja yg diperlukan. ada pun persyaratannya seperti ini :
1. KTP asli dan Photocpyan 1 lembar (identitas si pemilik motor)
2. STNK asli dan Photocopyan 1 lembar
hanya itu saja persyaratannya dan saya pun langsung meluncur ke TKP dan pastinya harus sudah mempersiapkan syarat2 tersebut dan TENTUNYA uang yang tertera di STNK tersebut hehee
singkat cerita, setelah sampai di samsat kota bogor yg terletak di jalan Ir. H. Juanda (dekat dengan Kantor Kejaksaan). saya parkirkan motor dan menanyai ke tukang parkir tempat perpanjangn stnk dan lucunya ia bilang “mau di bantu, cepet, atau gimana?”
“lahhh?” pikirku ternyata benar ada calo juga ternyataa hmmm
langsung saja saya ke kantor samsatnyaa
pertama ke loket 1 untuk mengisi formulir pendaftaran, sebelumnya sih diminta stnk asli dulu untuk mengambil formulir ini. nahh disini saya sedikit kesal, soalnya si pemberi formulir itu *polisi lagi asyik maenin Handphonenyaaa sehingga saya pun harus meminta formulir itu berulang2 *esmosiii
setelah mengisi saya pun menyerahkan ke loket 2 lalu menunggu.
saya liat handphone ternyata waktu menunjukan 9.40 WIB
memang sedikit lama untuk menunggu panggilan, akan tetapi saya berpikir untuk apa kita menggunakan calo hanya untuk hal2 seperti ini?? belum lagi si calo pun pasti akan meminta lebihh hmmmm
jadilah warga negara yg baik heheee *versi cinta indonesia
nahh saat menunggu seperti ini saya terpikirkan, kenapa di samsat milik negara ini kurang pelayanannya sih? jujur saya baru pertama kali ini membayar pajak motor dan sedikit BINGUNG harus ngapain dulu, gimana prosesnyaa. tapi saya lihat orang dan ikut orang aja yg baru mau bayar pajak hahaaa
terpikir oleh saya kenapa dikantor samsat ini pelayanannya kurang? sempat saya membedakan dengan bank yg saya pakai ini, ketika saya masuk pelayanannya sangat memuaskan jadi kita tidak bingung bahkan tak sungkan untuk melakukan keperluan dengan tempat itu. “ahhhhh masa kalah sihh pelayanan customer samsat dengan kantor bank swastaa??” pikirku
lalu tak lama saya pun dipanggil untuk membayar pajak dan bayarannya pun sesuai dengan yg tertera di stnk itu, lalu setelahnya saya menunggu panggilan di loket 5.
disini ada cerita lucu juga, pasalnya gini. saya liat orang itu nomer antriannya diatas saya *otomatis saya duluan donk yang dipanggil.
Tetapi ini bedaaaaa, dia duluan dulu ternyata di panggil, “LAHH KO GITU?” sempet kesall, ko aneh si dia duluu?
tapi tak lama kemudian saya pun dipanggil, *alhamdulillah kerjaan beres
cuman yang saya bingungin itu, kenapa dia harus duluan yg dipanggil? padahal no. antrean saya dulu? aneh memanggg, coba bayangkan saja jika kantor samsat itu penuh dan saya yakin pasti sedikit ada yg kesal *opini saya terhadap loket 5 inii
Syukur alhamdulillah akhirnya saya telah menjadi warga negara yg baik dengan membayar pajak apalagi dengan cara yg benar hehee
okee, sekian kisah saya kali ini, setelah semuanya selesai saya pun langsung kulinerrr, hmmmm mantabss! see you next time
salam
Anton





Satrio
Juni 17, 2011 at 6:13 am
hahahaha harusnya samsat di swastain aja…